Senin, 07 Oktober 2013

Pria Ini Dibayar S$4.000 Perbulan Untuk Bermain Game

Senin, 07 Oktober 201321.33.00
Moru Chan
Game profesional, Moru Chan I foto en.rocketnews24.com
Game identik dengan hiburan, namun ada sebagian orang memanfaatkan game online untuk mengebulkan asap di Dapur. Di Jepang seorang pria yang sudah menikah rela meninggalkan istrinya selama 3 bulan, hal itu lakukan demi melakoni pekerjaannya sebagai gamer profesional dengan gaji yang cukup menggiurkan.

Pria jepang ini lebih dikenal dengan julukan online-nya "Moru-chan", gamer Jepang ini telah menerima bayaran ¥ 1.000.000 (S$ 12.000)untuk bermain game online selama tiga bulan.

Dilansir dari en.rocketnews24.com, Ia dipilih oleh manajemen proyek ArcheAge karena keterampilan game-nya dan dipekerjakan untuk memainkan game fantasi role-playing berbasis web oleh perusahaan, secara online.

Moru-chan menghabiskan sekitar 12 jam sehari tanpa melakukan apa-apa selain selancar game untuk gaji satu juta Yen (US$ 10.043.

Moru-chan adalah pencinta game lama yang dipilih oleh tim manajemen proyek ArcheAge untuk menjadi penerima satu juta yen dalam pertukaran untuk tiga bulan bermain game online setiap malam. 

Melakoni kehidupan seperti itu terdengar hebat, tapi juga sedikit berat, mengingat kurangnya privasi dan kesempatan terbatas untuk keluar dari rumah. Namun, ketika ditanya apakah itu sulit dikurung dengan game sepanjang hari, jawabannya adalah jelas dan percaya diri, "Tidak sama sekali!"

Hal lain untuk mengejutkan reporter en.rocketnews24.com adalah bahwa Maru-chana sudah menikah dengan bahagia! kabar baiknya, istrinya dengan sepenuhnya hati mendukung gaya suaminya hidup sebgai gamer.

Selama dalam masa kontrak kerja, ia harus hidup disiplin dalam waktu tiga bulan. Seperti ini kebiasaannya :

12:00 (siang) bangun, mandi, makan, mencuci pakaian 
3:00 bermain game 
04:00 update blog pribadi 
18:00 makan 
7:00 bermain game  
09:00 mulai selancar game online 
06:00 pergi ke tempat tidur 

Kurangnya Privasi, sebab rutinitasnya dalam ruangan  harus di streaming live sehari-hari untuk web online Niconico, sebuah situs video-sharing Jepang, selama tiga bulan.


Poskan Komentar: