Sunday, October 6, 2013

Melihat Lebih Dekat Otak Albert Einstein

Sunday, October 6, 201310:23:00 PM
Otak Albert Einstein
Foto otak di atas adalah otak Albert Einstein. Tahun 1955 seorang ahli patologi dari Princeton University mengambil otak sang genius setelah meninggal lewat autopsi dengan tujuan dapat mempelajari kecerdasan Einstein dengan meneliti otak tersebut. I foto newscientist

Fakta mengenai otak Einstein memang memiliki keunikan penyebab ia mengalami tingkat kecerdasan lebih tinggi.

Dilansir dari kompas.com, tahun 2012, hasil penelitian Dean Falk dari Florida State University dan rekannya menunjukkan bahwa bagian depan otak depan, bagian somatosensori, motor primer, lobus parietal, korteks temporal, dan oksipitalis pada otak Einstein istimewa. Dengan keistimewaan itu, Einstein memiliki kemampuan penglihatan, spasial, dan matematis yang istimewa. 

Riset terbaru yang dipublikasikan di jurnal Brain pada 24 September 2013, seperti diberitakan Huffington Post, kembali mengungkap keunikan otak sang genius. Riset yang juga dilakukan oleh Dean Falk tersebut menemukan bahwa corpus callosum, bagian yang menghubungkan bagian kiri dan kanan otak, unik. 

Setelah membandingkan dengan corpus callosum dari 15 pria tua dan 52 pria yang lebih muda yang hidup pada tahun 1905, Falk menemukan bahwa bagian corpus callosum Einstein lebih tebal sehingga mendukung komunikasi antara dua bagian otak yang lebih baik, membuat Einstein punya kecerdasan lebih tinggi.

Poskan Komentar: