Senin, 14 Oktober 2013

Empat Dari Lima Remaja AS Doyan SMSAN Ketika Mengemudi

Senin, 14 Oktober 201314.49.00
cewek mengetik SMS ketika mengemudi
Mengetik SMS ketika Mengemudi sama buruknya dengan ketika mabuk I foto indianexpress.com
 Empat dari 5 remaja di AS telah menggunakan ponsel mereka untuk mengirim atau menerima pesan teks saat mengemudi meskipun mayoritas mengakui bahwa kegiatan ini berbahaya, sebuah studi baru menemukan.

Driver Pria lebih mungkin untuk terlibat dalam texting saat mengemudi, tetapi menganggap diri mereka lebih driver mahir daripada yang lain sehingga cenderung membahayakan diri sendiri atau orang lain ketika melakukan hal itu, para peneliti menemukan.

Penelitian oleh garold Lantz dan Sandra Loeb dari McGowan School of Business, di King College, di Wilkes Barre, Pennsylvania, termasuk driver kuliah mahasiswa.

Analisis menunjukkan 'SMS impulsif' secara positif terkait dengan orang yang sering mengirimkan pesan dan mereka yang mengetik teks saat mengemudi.

Penelitian sebelumnya telah menyarankan bahwa SMS saat mengemudi adalah setara dengan mengemudi sambil mabuk.

Penelitian lain memperkuat mitos multitasking dan menunjukkan bahwa sangat sedikit (2,5 persen) orang kompeten dapat melakukan dua atau lebih tugas sekaligus, kata para peneliti.

Selain itu, otak kita memungkinkan kita untuk fokus sepenuhnya hanya pada satu tugas pada waktu tertentu, sehingga orang-orang menunjukkan sebagai multitaskers hanya lebih baik beralih mulus antara dua kegiatan.

SMS saat mengemudi sudah dilarang di beberapa negara, termasuk Inggris karena alasan ini.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa SMS saat mengemudi sama berbahayanya dengan mengemudi dalam keadaan mabuk studi ini menunjukkan bahwa kampanye promosi harus dilakukan untuk memastikan bahwa titik ini dipahami secara jelas. Saran ilmuwan

Studi ini dipublikasikan dalam International Journal of Manajemen Strategis Berkelanjutan.

Sumber : indianexpress.com

Poskan Komentar: