Rabu, 25 September 2013

Jika Anda Kurang Tidur, Waspadai Makan Lebih Banyak

Rabu, 25 September 201314.09.00
wanita tidur
Ilustrasi sketsa wanita tidur
Tidur yang efektif pada orang dewasa, meningkatkan ketrampilan belajar dan mudah mengingat informasi baru didapatnya. Sebaliknya bila kurang tidur motivasi untuk bekerja menjadi berkurang, mudah lupa dan doyan makan makanan berkalori tinggi.

Kurang tidur menyebabkan perubahan dalam aktivitas otak, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Nature Communications, berhubungan dengan keinginan makan makanan berkalori yang lebih besar. Hasil ini memberikan pemahaman yang lebih baik dari bukti epidemiologi yang mendukung adanya hubungan antara kurang tidur dan obesitas.

Epidemi obesitas adalah malapetaka bagi negara industri dikaitkan dengan penurunan jumlah jam tidur pada populasi yang sama. Hal ini umumnya dpercaya bahwa kurang tidur meningkatkan keinginan makan lebih banyak makanan, terutama yang tinggi kalori, tetapi mekanisme yang mendasari efek ini belum ditetapkan.

Perilaku Otak

Untuk mempelajari respon otak dari kelompok kurang tidur, tim ilmuwan dari University of California-Berkeley (AS) menganalisis perilaku otak melalui pencitraan otak. Hasilnya menunjukkan bahwa seseorang kurang tidur menunjukkan peningkatan aktivitas otak di daerah yang berhubungan dengan motivasi untuk makan dan penurunan aktivitas area otak. Sehingga orang yang kurang tidur sering berkeinginan atau lebih menyukai makan makanan berkalori meningkat.

Meskipun studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami mengapa kurang tidur memiliki efek pada daerah otak ini, penulis berharap bahwa temuan ini akan membantu meningkatkan kebijakan kesehatan masyarakat.

Baca juga : Inilah 10 Efek Negatif Kurang Tidur Untuk Wanita


Poskan Komentar: