Selasa, 24 September 2013

8 Hewan Ini Bisa Berbicara

Selasa, 24 September 201317.23.00
lumba-lumba
Lumba-lumba I foto nasa.gov
Di dunia tidak hanya manusia yang dapat berkomunikasi satu sama lain, namun berlaku juga di dunia hewan, mereka (hewan) juga dapat berkomunikasi secara verbal dan non verbal satu sama lain dengan hanya beberapa kata alias irit kata.

Adapun 9 hewan yang dapat berbicara, sebagai berikut :

Lumba-Lumba

Beragam penelitian tentang lumba-lumba dilakukan mengingat satwa tersebut terkenal cerdas. Salah satu yang sebelumnya pernah didapatkan adalah lumba-lumba bisa bersiul. Siulan tersebut digunakan sebagai alat komunikasi antar individu, persis seperti manusia menggunakan bahasa. Namun, penelitian itu ternyata kurang tepat. Lumba-lumba bukan cuma bersiul, tetapi berbicara.

Ilmuwan mengatakan, suara lumba-lumba diproduksi dari vibrasi jaringan yang cara kerjanya hampir mirip dengan organ di kotak suara manusia dan beberapa hewan darat lain. Demikian simpulan Peter Madsen dari Department of Biological Science di Aarhus University, Denmark, setelah melakukan studi tentang cara lumba-lumba berkomunikasi

Paus bungkuk berbagi tips dan menyanyikan lagu-lagu

Peneliti belum sepenuhnya menguraikan panggilan paus dan lagu, tapi komunikasi ini tampaknya diresapi dengan detail. Ini diketahui bahwa paus memiliki vokalisasi terpisah untuk kegiatan kawin, makan dan lainnya. Tapi bagi mereka bahasa tubuh juga penting.

Guru Fakultas Biologi di University of St Andrews Luke Rendell mempelajari populasi ikan paus humpback di lepas pantai New England. "Penelitian kami menunjukkan betapa pentingnya ikatan budaya dengan populasi paus bungkuk: mereka tidak hanya mendengarkan, dan menyanyikan lagu-lagu terkenal mereka, tetapi juga berbagi pelajaran kekuatan teknik, yang memungkinkan mereka untuk beradaptasi terhadap perubahan kondisi lingkungan," kata Rendell.

Monyet
Monyet menghindari pembicaraan yang terlalu lama dan bertele-tele. Sebuah penelitian terbaru menyebut monyet suka bicara dengan singkat dan bernada manis. Peneliti menemukan kalau monyet menggunakan panggilan pendek lebih banyak daripada menggunakan pernyataan yang diperpanjang.

Manusia juga melakukan hal yang sama, kata yang sering digunakan adalah ''ya'', yang tidak memerlukan waktu yang lama untuk diucapkan. Fakta kalau kita berbagi ciri vokal bisa memberi penjelasan lebih jauh mengenai asal mula bahasa manusia.

Simpanse

Sejumlah ilmuwan baru-baru ini mengatakan bahwa nenek moyang manusia dan simpanse sama-sama bisa berbicara. Yang membuat manusia lebih fasih adalah karena sejak kecil telah dilatih berbicara.

"Manusia fasih berbicara karena sejak dilahirkan sudah punya banyak pengalaman dalam berbicara," kata Lisa Heimbauer, seorang peneliti pada Pusat Riset Bahasa Georgia State University.

Beberapa ilmuwan dalam sebuah penelitian terbaru yang melibatkan seekor simpanse berusia 25 tahun menyimpulkan bahwa primata yang bernama Panzee itu bisa menerjemahkan bahasa, dengan kemampuan yang hampir setara dengan kemampuan manusia.

Dalam penelitian itu juga ditemukan bahwa Panzee bisa menerjemahkan simbol dan bisa memahami lebih dari 100 kata, baik yang diucapkan maupun dalam bentuk digital, termasuk namanya sendiri.

Permainan tebak kata dengan orangutan

Orangutan mampu menggunakan "bahasa tubuh" menunjukkan skenario sangat rinci. Profesor psikologi di Universitas Glendon-Ann Russon, mengatakan orangutan pasti tahu bagaimana untuk meniru reaksi alami tubuh, yang merupakan esensi dari pantomim.

Pengetahuan baru memberi kita sebuah dunia yang jauh lebih kaya komunikasi daripada yang kita bayangkan.

Bonobo (atau simpanse kerdil)

Bonobo (atau simpanse kerdil) sering berteriak apa yang mereka pikirkan tentang makanan mereka, dan analogi ini jelas terlihat seperti manusia, Bonobo sering mengucapkan kata "Yum!" dan "Ewww." Untuk mengambarkan enak atau tidaknya jenis makanan yang diterimanya.

Profesor di School of Ilmuwan dari Psychology di University of St Andrews melakukan beberapa percobaan, menawarkan berbagai produk untuk bonobo. Beras dan kismis menyebabkan banyak monyet berteriak, "yum!" (enak) Dan paprika mendapat karakterisasi Ewww (menjijikkan).

Para ilmuwan sampai pada kesimpulan bahwa mungkin ini reaksi emosional merupakan dasar dari bahasa universal dasar primata.

Gorila

Gorila hidup di alam liar, menikmati berbagai cara komunikasi dengan suara, gerak tubuh, bertepuk tangan dan sebagainya. Dalam penangkaran, gorila dapat diajarkan untuk berkomunikasi dengan manusia menggunakan bahasa isyarat.

Burung Beo

Burung beo bukan meniru hanya ceroboh. Menurut seorang peneliti, pemilik bisa mengajarkan hewan peliharaan mereka bahasa manusia, dan mereka akan memahami arti dari beberapa kata.

Balcombe mengatakan kepada Discovery News, bahwa burung beo bisa menggunakan bahasa manusia jika di latih berkomunikasi pada topik kebiasaan makan dan bahkan menginformasikan pemiliknya bahwa makanan mereka enak.

Dan kemungkinan masih ada banyak hewan yang dapat berbicara satu sama lain, hal itu hanya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

Dikutip dari berbagai sumber situs luar dan dalam negeri.


Poskan Komentar: