Kamis, 22 Agustus 2013

Di New York Ada Manusia Karpet, Rela di Injak-Injak Pengunjung

Kamis, 22 Agustus 201321.12.00
manusia karpet
Giorgio manusia karpet I foto Barcroft Media
Diantara sekian banyak anak-anak di masa lalu mereka bercita-cita ingin menjadi dokter, polisi, TNI dan lain-lain, tapi tidak bagi si Giorgio di masa kecilnya ia bercita-cita menjadi karpet. Kini mimpinya menjadi karpet telah menjadi kenyataan.

Menjadi manusia karpet di sebuah klub di New York, profesi yang aneh namun menyenangkan bagi si Giorgio. Setiap saat, ia rela menjadi manusia karpet di injak-injak puluhan pengunjung hingga berjam-jam lamanya dan tanpa terluka.

Dikutip dari Oddity Central, Giorgio, 52 tahun telah menjadi manusia karpet selama 15 tahun terakhir, dan mengatakan ia suka tmenjalani profesi aneh tersebut dan merasa senang terutama ketika seorang wanita dengan sepatu hak tinggi menginjaknya.

Ia mengklaim aksinya menjadi manusia karpet bukanlah sumber utamanya untuk menghasilkan uang. Dia hanya benar-benar menikmati ketika orang-orang menginjaknya. Semakin banyak orang menginjaknya, semakin baik perasaan yang ia rasakan.

Giorgio telah menjadi sedikit dari seorang selebriti di bar dan klub lokal. Profesi aneh itu bahkan telah memberinya uang. Sementara hobinya berubah menjadi karir,

Giorgio, yang lebih suka bahwa nama lengkapnya dan identitas yang tidak diketahui oleh public.

Georgio bukanlah satu-satunya manusia karpet di New York City. Ada orang lain memiliki julukan sama sepertinya, ia adalah 'Kevin si manusia karpet'.

Poskan Komentar: