Sunday, July 14, 2013

Peti Rongsokan Dijadikan Rak TV Di Beli $165, Dilelang 73 Milyar

Sunday, July 14, 201312:15:00 AM
peti-antik
Peti Antik I foto I Rijksmuseum
Sebuah peti kayu yang dulunya dibeli seharga 150 dollar dan telah lama digunakan sebagai stand TV, kini terjual seharga 7.3 Juta Dollar atau setara 95 Miliar rupiah. Ternyata peti ini merupakan barang Antik Jepang yang langka dan sudah lama menghilang tanpa jejak.

Peti antik spanjang 1,5 meter ini sebelumnya dibeli dalam sejumlah tawar-menawar pada tahun 1970, juga digunakan sebagai peti minuman dan bahkan pemiliknya telah menjadikannya sebagai rak atau dudukan TV dan bahkan tempat petak umpetnya anaknya sewaktu masih kecil.

Dikutip dari thesun, Peti usang ini diketahui berasal dari jaman Edo milik Kardinal Mazarin, menteri Perancis pada era 1642-1661 yang juga merupakan ayah baptis Raja Louis XIV, terjual senilai 7,3 juta dollar (atau sekitar Rp. 95 Miliar) pada acara lelang yang diselenggarakan oleh balai lelang Philippe Rouillac di Paris.

Tidak ada yang menyangka bahwa harga peti antik yang dibuat oleh seniman Jepang itu bisa  terjual melewati  harga 150 dollar. Peti ini terdapat lukisan langka, terbuat dari kayu cedar dan ditutupi dengan cat emas.

lukisan-antik
Lukisan langka dicat menggunakan emas
Pada suatu hari, seorang juru lelang bertamu ke rumah si pemilik peti antik. Ia tampak tercengang ketika melihat keberadaan peti yang telah lama dicari dan kini telah berusia 370 tahun itu, pada saat itu putri pemiliknya mengangkat televisi di atasnya, dan meraih minuman dari dalam peti teresebut.

Sepeninggalan ayahnya, putri sang pemilik memanggil juru kira lelang Phillipe Rouillac untuk menghitung kisaran harta warisan (peti) ayahnya.

Sekarang peti antik jepang ini telah di beli oleh sebuah Museum Nasional Amsterdam, Rijksmuseum. dan kini telah menjadikan anak almarhum pemilik peti seorang milyuner dalam semalam.

Seperti almarhum ayahnya, ia tidak memiliki petunjuk mengenai nilai peti antik tersebut yang mereka menamakannya 'daddy’s bar'

Poskan Komentar: