Saturday, July 6, 2013

Nisrina Nuramalia Fathina, Temukan Manfaat Kulit Kacang

Saturday, July 6, 20132:44:00 PM
Nisrina-Nuramalia-Fathina

Nisrina Nuramalia Fathina, siswi SMA Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan, yang meraih medali perak di Genius Olympiad, di New York. Objek penelitiannya tentang manfaat kulit kacang.  I tempo.co

Makin banyak remaja diseluruh dunia memiliki tingkat kejeniusan yang mempesona para ilmuwan. Mereka datang satu persatu untuk menyelamatkan bumi dari sampah yang terbuang sia-sia.

Sampah orang lain harta bagi orang lain, di Turki seorang siswi berhasil mendaur ulang kulit pisang menjadi plastik. Kini di tanah Air Indonesia tercinta terlahir seorang siswi bernama Nisrina Nuramalia Fathina, 18 tahun. Siswi cantik asal SMA Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Tangerang Selatan berhasil mengubah kulit kacang menjadi listrik.

Dilaporkan oleh tempo.co. Nisrina Nuramalia Fathina sering kali prihatin melihat kulit kacang terbuang sia-sia dan hasil surveinya menemukan bahwa konsumsi kacang secara nasional setiap tahun paling enggak ada 1 juta ton," kata Nisrina saat ditemui Tempo, Jumat, 5 Juli 2013, di SMA Kharisma Bangsa.

Dia segera memulai penelitian tentang kulit kacang. Penelitiannya itu berjudul The utilization of peanut hull waste (Arachis hypogaea L) as electrolyte source, sunscreen, and alternative board. Hasil penelitian yang dilakukan dalam rentang November 2012 hingga Februari 2013 itu, kemudian diikutkan dalam ajang International High School Environment Project Olympiad di Oswego, New York, Amerika Serikat, pada 16-20 Juni 2013.

Penelitian Nisrina berbuah manis. Para juri terkesima dengan kreativitasnya. Dia pun diganjar medali perak dalam ajang yang diikuti ratusan peserta dari 58 negara itu. "Saya senang, tapi saya tidak akan berhenti sampai di sini. Saya akan terus ikut dalam ajang sains project saat kuliah nanti," kata Nisrina.

Anak bungsu dari dua bersaudara ini berharap karyanya bisa digunakan dalam industri. "Saya berharap ada industri yang tertarik untuk menggunakannya," kata dia.

Selanjutnya baca di : Nisrina Nuramalia Fathina, Peneliti Kulit Kacang Ingin Menggratiskan Karyanya


Poskan Komentar: