Selasa, 16 April 2013

Perhiasan Emas Sebabkan Gangguan Depresi

Selasa, 16 April 201308.24.00
Emas
Ilustrasi penemuan bongkahan emas
Semua orang tahu bahwa emas bukan logam biasa alias logam mulia, sehingga peneliti tidak berhenti untuk memeriksa dan menganalisis sifat-sifat alami-nya. 

Para ahli yang melakukan penelitian dan telah menemukan bahwa perhiasan emas memiliki efek merangsang. Dalam kasus ini, emas menyebabkan orang-orang mengalami penurunan aktivitas sistem saraf ketika bersentuhan dengan logam mulia yang memiliki efek negatif.

Ilmuan menemukan bahwa dengan fakta emas memicu emosi kegembiraan dalam tubuh, yang kemudian menimbulkan masalah yang berbeda dalam sistem saraf dan memperlambat metabolisme tubuh manusia.  Namun faktor-faktor ini, pada gilirannya, dapat menyebabkan depresi.

Ilmuwan percaya bahwa memakai perhiasan emas untuk beberapa individu merupakan kontraindikasi. Misalnya, orang emosional lebih baik tidak memakai perhiasan dari emas. Para ahli juga menyarankan untuk tidak memakai perhiasan emas bagi mereka yang menderita epilepsi, sebab emas pemicu kambuhnya penyakit tersebut.

Kambuhnya penyakit, khususnya, dipengaruhi sinar dan kilauan dari perhiasan emas. Perhiasan emas memiliki risiko stres atau depresi dan dapat memperburuk situasi. Dalam hal ini, para ilmuwan menyarankan untuk memakai perhiasan dari perak karena itu yang terbaik, yang menurut mereka, adalah logam yang lebih menguntungkan.

Poskan Komentar: