Minggu, 27 Januari 2013

Aspirin Dapat Menyebabkan Kebutaan

Minggu, 27 Januari 201313.35.00
mata gadis
Penggunaan jangka panjang aspirin dapat menyebabkan masalah penglihatan seseorang.

Para ilmuwan dari Sydney menemukan hubungan antara penggunaan jangka panjang aspirin dan risiko masalah penglihatan. Usia terkait degenerasi makula penyakit parah retina atau penyakit di mana sel-sel saraf mati pada bagian tengah yang paling penting dari retina. Penyakit ini adalah penyebab paling umum kebutaan di kalangan orang tua.

Para peneliti selama 15 tahun menguji penglihatan (vision) 2.400 sukarelawan, pria dan wanita berusia 49 tahun dan lebih tua. Di antara 257 subyek secara teratur mengambil aspirin.

Setelah 15 tahun percobaan dilaporkan 9,3% terkait degenerasi makula dari orang yang memakai aspirin dan 3,7% dari mereka yang tidak menggunakan obat. Dalam kesimpulan ini ilmuan menekankan bahwa risiko terbesar dari terkena degenerasi makula retina orang dengan penyakit jantung.

Namun demikian tidak selamanya aspirin dapat merusak kesehatan, penemuan sebelumnya menemukan ada manfaat lain dari aspirin. Setelah meninjau catatan medis 756 perempuan Denmark antara 1995 dan 1999, para peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan rutin aspirin mengurangi risiko tumor ovarium.

Asam asetilsalisilat, lebih dikenal sebagai aspirin, membantu dalam pencegahan dan pengobatan kanker, bukti pertama bahwa aspirin mungkin berguna dalam memerangi kanker, muncul pada tahun 2007, tapi kemudian para ilmuwan mengatakan, apa gunanya jika Anda minum obat selama lebih dari delapan tahun.

Kanker adalah penyebab tertinggi kedua kematian dini. Di Eropa dan Amerika Serikat memegang rekor setiap tahun 5.000.000 kasus baru. Dari usia 45 tahun, risiko kanker terus meningkat.

Harap makhlum dengan gaya hidup penduduk eropa bila selalu terjadi kasus kematian dini, semua itu di picu oleh alkohol, sehingga pada memasuki usia rata-rata dari mereka memiliki kasus baru masalah kesehatan.

Poskan Komentar: