Saturday, November 3, 2012

Manfaat Konsumsi Anggur Merah Ternyata Mitos

Saturday, November 3, 201210:55:00 PM

anggur merah

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan anggur merah untuk kesehatan telah menjadi hampir populer. Para ilmuwan dan dokter memuji sifat resveratrol yang berguna suatu zat yang ditemukan dalam anggur merah. Tetapi percobaan ilmiah yang ketat membawa hasil yang tidak diharapkan.

Resveratrol adalah salah satu senyawa polifenol yang terdapat pada tumbuhan dan dimanfaatkan dalam bidang medis. Senyawa tersebut digolongkan sebagai senyawa fitoaleksin, yaitu senyawa yang dihasilkan tanaman sebagai respon terhadap masuknya patogen atau penyakit.[2] Pada tahun 1940, resveratrol ditemukan pertama kali di akar tanaman ''Veratrum grandiflorum''. Resveratrol banyak terdapat pada Polygonum cuspidatum, kacang, ekaliptus, lili, stroberi, anggur dan produk olahannya, seperti wine. (id.wikipedia.org)

Fakta bahwa konsumsi secara teratur anggur merah secara teratur tidak mendapatkan efek lebih untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan, memperpanjang usia hidup dan tidak mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, diabetes dan penyakit lainnya. 

Para ilmuwan di Washington University di St Louis (USA) memutuskan untuk mencari tahu apakah anggur merah sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Percobaan melibatkan 29 wanita paruh baya yang tidak dibebani dengan penyakit apapun. Selama 12 minggu dari peserta percobaan menerima bagian dari resveratrol, bagian lain, yaitu plasebo. 15 wanita dari 29 hari pasca menopause menerima 75 miligram resveratrol. Ini sejumlah materi yang tersedia setelah minum delapan liter anggur merah.

Setelah berakhirnya penelitian menunjukkan bahwa manfaat dari resveratrol ternyata terlalu sangat dibesar-besarkan atau cuma omong kosong/mitos. 

Ketua tim riset Dr Samuel Klein, "Data kami menunjukkan bahwa suplemen resveratrol tidak meningkatkan metabolisme dalam wanita paruh baya yang relatif sehat." dan "kami tidak bisa mendeteksi efek resveratrol".

Hasilnya agak tak terduga, sebagai studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa minum anggur merah mengurangi risiko masalah kesehatan. Menurut penelitian tersebut, bahwa resveratrol meningkatkan fungsi metabolisme dan menghambat perkembangan diabetes, penyakit jantung. Ilmuwan membuat reservasi yang memungkinkan orang-orang dari kelompok-kelompok sosial lainnya dan usia konsumsi moderat anggur merah dapat bermanfaat, tetapi asumsi berada di luar lingkup percobaan.

Kami tidak menemukan manfaat dari suplemen resveratrol, tetapi tidak mengesampingkan bahwa resveratrol "mungkin memiliki efek sinergis dalam kombinasi dengan unsur-unsur lain dalam anggur merah. Klaim Dr Klein.

Penjualan tahunan resveratrol di AS mencapai 30 juta dollar.  Anggur merah dijual hingga mencapai beberapa ratusan juta dolar.

Artikel diolah dari berbagai situs besar rusia (culturavrn.ru dan firstnews.ru) 


Poskan Komentar: