Senin, 15 Oktober 2012

Berita Buruk Sebabkan Wanita Menjadi Stres

Senin, 15 Oktober 201217.53.00
wanita pakai kaca mata besar
Sebagai wanita harus menghindari membaca atau menonton berita tentang perang karena dapat memicu stres dan tersimpan di ingatan dalam yang waktu yang cukup lama.

Berita buruk, seperti pembunuhan, tampaknya dapat mengubah cara wanita untuk merespon situasi stres, menurut sebuah studi. Dalam penelitian ini, ilmuwan menemukan bahwa membaca berita netral tidak menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam kadar kortisol pada pria dan wanita.

Namun, para ilmuwan menemukan bahwa berita negatif secara signifikan bisa meningkatkan reaktivitas fisiologis untuk stres berikutnya, efek yang khusus untuk perempuan yang sebelumnya sudah membaca berita negatif akan mengalami tingkat stres bertambah parah.

Ilmuwan menemukan bahwa perempuan yang terkena stres setelah membaca berita negatif memiliki ingatan yang lebih kuat untuk berita tersebut.

Hasil studi ini menunjukkan mekanisme potensial dimana ekspos media dapat meningkatkan reaktivitas stres dan memori untuk berita negatif pada wanita. Perempuan menghasilkan lebih banyak hormon stres dalam tes, jika mereka telah membaca berita negatif di koran.

Penelitian pada 60 pria, yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One, menunjukkan tidak ada efek sama pada pria. Para ahli mengatakan hasil temuan ini menunjukkan ada perbedaan yang "menarik" antara kedua jenis kelamin tersebut.

Para peneliti di Kanada menyusun kliping koran dari cerita negatif, termasuk kecelakaan dan pembunuhan, serta cerita netral seperti premier film.

Pria dan wanita di tugaskan untuk membaca cerita negatif atau netral dan kemudian melakukan test stres ilmiah. Tingkat hormon stres, kortisol, diukur selama penelitian.

Salah satu peneliti, Marie-France Marin, dari Universitas Montreal, mengatakan: "Meskipun tidak hanya berita saja yang meningkatkan kadar stres, ternyata berita negatif juga bisa membuat wanita lebih reaktif, yang mempengaruhi respon fisiologis mereka terhadap situasi stres yang mendatang"

Poskan Komentar: