Saturday, September 1, 2012

Pria Lebih Sering Berbohong Daripada Wanita

Saturday, September 1, 20129:48:00 AM
pria
Bersikap jujur dapat memperbaiki keadaan fisik dan emosional seseroang menjadi lebih baik.

Pria lebih sering berbohong daripada perempuan, klaim para peneliti dari University of Hertfordshire. Mereka mengatakan bahwa rata-rata pria suka berbohong tiga kali dalam sehari dan wanita dua kali. 

Menurut penulis studi, profesor psikologi evolusioner, Karen Payne, rata-rata pria berbohong sebanyak 1092 kali dalam setahun dan wanita 728 kali.

Pria lebih cenderung untuk menggunakan kebohongan, ketika mereka menjalin hubungan.

Ilmuwan telah menemukan bahwa perempuan lebih mungkin untuk berbohong dalam situasi tertentu, seperti menyembunyikan pembelian pakaian baru dari pasangan mereka. Sekitar 39 persen wanita merasa perlu berbohong, dibandingkan dengan 26 persen laki-laki.

Juga, setengah dari perempuan sering menipu atau berpura-pura sibuk untuk menghindari panggilan telepon yang tidak diinginkan lebih dari sepertiga pria melakukan hal yang sama.
"Berbohong adalah kualitas yang sangat penting dan esensial manusia, berbohong membantu nenek moyang kita untuk mengecoh para musuh ketika berjuang untuk sumber daya alam dan bertahan hidup." kata Karen Payne. Namun, ia mencatat bahwa justifikasi historis kebohongan hanya di memiliki pria.
Statistik juga menunjukkan bahwa pria yang lebih aktif secara sosial, lebih sering juga melakukan kebohongan.

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa penolakan terhadap kebohongan meningkatkan kualitas kesehatan fisik dan mental. Hasil percobaan menunjukkan bahwa setelah seminggu orang yang bersikap "jujur", mulai merasa lebih baik secara fisik dan emosional. Dan setiap minggu, angka-angka ini terus meningkat.

Para ilmuwan telah menyelidiki apa yang terjadi pada otak seseorang ketika mereka menceritakan suatu kebohongan dan kebenaran. Ternyata ketika berbohong otak membutuhkan banyak usaha yang memiliki efek negatif bagi fisik dan mental.

Poskan Komentar: