Jumat, 14 September 2012

Media Sosial Sebabkan Berat Badan Bertambah

Jumat, 14 September 201220.40.00
main kecil laptop
Ilmuwan mengatakan bahwa situs media sosial dapat memicu kegemukan karena kurangnya aktivitas fisik para penggunanya.

Situs media sosial populer, seperti Facebook dan Twitter, ternyata memicu kegemukan bagi penggunanya. Kurangnya aktivitas fisik selama kegiatan membuka situs media sosial merupakan salah satu faktor naiknya atau bertambahnya berat badan seseorang.

Pengguna mungkin tidak pernah menyadari selama membuka situs media sosial yang dapat membuat berat badan mereka naik berkali lipat. 

Sebuah penelitian di University of Ulster di Irlandia Utara mengadakan penelitian tentang bagaimana situs media sosial dapat mempengaruhi kenaikan berat badan. Mereka lakukan survei melibatkan 350 mahasiswa sebagai relawan dalam survei online terhadap efek media sosial terhadap berat badan. 

Hasilnya, sebagian besar mahasiswa menggunakan situs media sosial rata-rata dalam waktu satu jam setiap hari. Selain itu, para peneliti menemukan bahwa waktu yang harusnya di habiskan untuk olahraga atau aktif fisik menjadi banyak dihabiskan di situs media sosial.

Ada sekira 25% mahasiswa yang punya aktivitas fisik rendah akibat dari menghabiskan banyak waktu hanya untuk membuka situs media sosial. 

Pemimpin penulis studi Dr. Wendy Cousins. seorang psikolog di University of Ulster mengatakan, "Waktu adalah sumber daya yang terbatas, sehingga waktu yang dihabiskan di media sosial seharusnya tidak mengorbankan kegiatan lain, studi kami menunjukkan bahwa kurangnya aktivitas fisik dapat menjadi salah satu kegiatan yang dikorbankan." 

Poskan Komentar: