Saturday, September 15, 2012

Fenomena Sindrom Phantom Panggilan Ponsel

Saturday, September 15, 20123:51:00 PM
smartphone
Fenomena abad ke-21 ponsel bergetar didalam saku tanpa ada panggilan masuk dan SMS.

Anda pasti sering menaruh ponsel didalam saku celana dan mungkin pernah merasakan ada getaran dan mengira itu bahwa ada SMS atau panggilan masuk ternyata tidak ada satu pun panggilan atau SMS masuk. Mengapa hal itu terjadi?

Keanehan ponsel terasa bergetar tanpa ada panggilan telpon dan SMS dari lawan. Itulah fenomena abad sekarang ini dan telah dipelajari oleh ilmuwan Australia.

Ponsel bergetar tanpa ada panggilan masuk atau SMS, itu merupakan fenomena abad ke-21, setiap hari jutaan orang pernah mengalaminya.

Para ilmuwan percaya bahwa mereka dapat menjelaskan mengapa hal itu terjadi, ilmuwan menyebut keanehan ini sebagai sindrom phantom panggilan ponsel.

Alex Blazchinski, ketua Psikologi di University of Sydney, Ia percaya bahwa perasaan ini sebenarnya disebabkan oleh aktivitas listrik.

Pasien dengan gangguan neurologis. Mereka berpikir bahwa di saku saya ponsel bergetar, sedangkan pada kenyataannya, tidak ada panggilan atau tidak ada pesan masuk sekali.

Fenomena ini memicu para ilmuwan Australia untuk menelitinya lebih jauh, mengapa hal itu terjadi?. Ilmuwan akhirnya melakukan survei terhadap 290 peserta.

Alex mengatakan bahwa kemungkinan hal itu disebabkan sinyal-sinyal listrik tertentu yang mempengaruhi saraf di sekitarnya, memberikan rasa getaran. Dia menjelaskan bahwa getaran seperti berdengung, itu sering terjadi ketika telepon didekatkan pada speaker.

Meskipun Alex tidak melakukan studi formal pada subjek, perasaan ini bukan buah dari imajinasi, tapi sebuah kenyataan dari akibat aktivitas listrik.

Tetapi para ilmuwan di University of California Psychological tidak setuju dengan asumsi itu. Mereka lebih percaya bahwa orang-orang sedang menunggu panggilan, sering menafsirkan beberapa suara yang muncul (misalnya gesekan kaki kursi, gesekan pakaian) sebagai panggilan telepon atau SMS masuk.

Artinya, perasaan ini adalah panggilan telepon dapat disebabkan oleh interpretasi yang salah dari sinyal sensorik di otak. Sebuah studi di Massachusetts Medical Center, menemukan 87 persen responden memiliki sindrom phantom panggilan ponsel dalam jangka waktu seminggu, dan 13 persen merasakannya setiap hari.

Poskan Komentar: